Metode tafsir Al-Azhar ialah penafsirannya Hamka memelihara sebaik mungkin antara Naql dan akal. Corak penafsiran Hamka dalam tafsir Al-Azhar menurut Nasaruddin Baidasi dalam buku perkembangan Tafsir di Indonesia, corak tafsirnya adalah corak al-adabi wa al-ijtimima’i (sosial kemasyarakatan). B.
P-ISSN: Refleksi Nafs Dalam Kisah Nabi Yusuf As Dan 2549-8983 Zulaikha: & E-ISSN: Analisis Tafsir 2614-6630 Al-Mishbah Karya Quraish Shihab Volume 6, Nomor 2, Oktober 2022 REFLEKSI NAFS DALAM KISAH NABI YUSUF AS DAN ZULAIKHA: ANALISIS TAFSIR AL-MISHBAH KARYA QURAISH SHIHAB M. Sulhan1*, Eva Latipah2 Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga,Yogyakarta1,2 Corresponding Author: Eva
Pendekatan Tafsir Al Azim Ibnu Katsir Dalam menafsirkan Al-Qur’an, Ibnu Katsir menggunakan pendekatan tafsir bil ma’tsur, walaupun tidak murni bil ma’tsur karena Ibnu Katsir juga memberikan pendapat-pendapatnya (ra’yi). Tafsir dengan 9 Nashrudin Baidan, Metode Penafsiran Al-Qur’an, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011), hlm.
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir. This study examines the differences between al-manhaj and al-áąariq in the methodology of interpretation. The research aims to provide a comprehensive understanding of these terms. A literature review approach was employed, analyzing relevant scholarly sources on the topic.
MAKALAH ILMU TAFSIR “SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR ERA MODERN-KONTEMPORER (Abad XII-XIV H/18-21 M)” Dosen Pengampu: Hidayatullah, MA Disusun oleh: Muh. Sayid Aminullah (221410089) Riyadh Fauzan (221410093) Imam Wirahadi Pratama (221410079) PROGRAM STUDI ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UNIVERSITAS PTIQ JAKARTA
8 D. Metode dan Corak Tafsir Al-Misbah Kitab tafsir al-Misbah yang ditulis langsung oleh M. Quraish Shihab ini menggunakan metode tafsir tahlili (analitik), yaitu suatu metode tafsir al-Qur’an yang bermaksud untuk menjelaskan kandungan-kandungan ayat al-Qur’an dari seluruh aspeknya dan mengikuti urutan ayat dan surat yang telah tersusun
metode dan corak penafsiran keduanyalah yang sangat tampak. M. Quraish Shihab menggunakan dua metode yakni metode tahlilī dan metode maudhu’i atau tematik. Sedangkan Buya Hamka dalam tafsir al-Azhar menggunakan metode tahlili, metode tafsîr bi al-iqtirân, tafsîr bi al-ma’tsûr dan metode tafsîr bi al-ra'y. Tafsir al-Azhar bercorak lawn
lRBrUo7. v66uz7egqw.pages.dev/241v66uz7egqw.pages.dev/8v66uz7egqw.pages.dev/321v66uz7egqw.pages.dev/171v66uz7egqw.pages.dev/333v66uz7egqw.pages.dev/82v66uz7egqw.pages.dev/151v66uz7egqw.pages.dev/31v66uz7egqw.pages.dev/316
metode dan corak tafsir al azhar